Menabung vs Investasi
Jika anda termasuk orang yang gemar menabung, tolong jangan bangga dulu karena aku akan bertanya : apa tujuanmu menabung ? Pertanyaan selanjutnya : Kapan dan seberapa besar uang tsb diperlukan? Apakah cara memenuhi dengan menabung sudah tepat? Apakah kita juga pernah menyadari bahwa bunga tabungan yang kita peroleh habis tergerus nilainya oleh tingkat inflasi yang tinggi? Biasanya sih kalau yang terakhir ini cuek beibeh...
Kita semua sadar pentingnya menabung, tapi tidak banyak orang tahu tujuan menabung. Lebih parah lagi mereka tidak tahu perbedaan antara menabung dan investasi..hi hi..hi..(sssttt..jangan malu , aku dulu juga begitu). Sekarang kubagi yang kutahu , kalau kurang atau kelebihan silakan anda mengkoreksinya..feel free to make comment.
Perbedaan paling mendasar antara menabung dan berinvestasi adalah adanya ketidakjelasan akan hal :
a) Tujuan atau kebutuhan secara spesifik, misalnya pendidikan anak, beli rumah/mobil atau persiapan pensiun.
b) Seberapa besar dana yang akan dibutuhkan untuk tujuan tsb
c) Kapan kebutuhan itu diperlukan dan berapa lama (jangka waktu) untuk mencapai waktu tsb
d) Pilihan/alternatif investasi yang tersedia untuk mencapai tujuan tsb
e) Strategi mencapai tujuan tsb
Manakala kita merencanakan kebutuhan masa depan kita, misal:proteksi asuransi , rumah dan mobil, pendidikan anak, umrah/perjalanan rohani lainnya, berwisata, kebutuhan masa pensiun maka hal itu semua hanya dapat kita wujudkan melalui berinvestasi karena hanya dengan berinvestasi unsur perencanaan ada sedangkan menabung tidak jelas.
Mengapa Investasi perlu?
Kebutuhan masa depan
Banyaknya ketidakpastian & keterbatasan , misal: keterbatasan dana, kondisi kesehatan, kondisi pasar
Tingginya inflasi membuat harga-harga menjadi mahal
Nah..terbuka sudah sedikit demi sedikit. Sekarang saatnya anda memutuskan beralih untuk berinvestasi untuk perencanaan keuangan kebutuhan m
asa depan anda. Hal yang serba tidak pasti inilah yang membuat kita akan memilih berinvestasi daripada menabung.
Instrumen Investasi
Apa sajakah itu ? Setidaknya ada 3 instrumen dasar yang perlu diketahui yaitu : DEPOSITO , OBLIGASI dan SAHAM. Masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Tapi segini dulu saja ya..ntar disambung lagi pada postingan berikutnya.
Semoga bermanfaat.
Dhora "AB" Mediana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar anda tercipta dari hati anda, maka secara otomatis anda juga telah memberi ruang untuk hati anda